Pilih bahasa

English French German Spain Italian
Russian Portuguese Japanese Korean Arabic

pengunjung

Pengikut

Diberdayakan oleh Blogger.

Entri Populer

Selasa, 13 Maret 2012

PENEMUAN HUKUM BOYLE

Share
METODE ILMIAH

Perencanaan Percobaan
                       
Percobaan ini dilakukan dengan menggunakan  silinder  (tabung)  raksa  berbentuk U  yang  panjangnya 29 inchi (0,74 m). Karena tabung ini patah pada saat melakukan percobaan, maka Boyle menggantinya dengan  tabung lain yang panjangnya  8 feet (2,40 m).
                                                                                                               
Pengumpulan Data
Dengan tabung raksa ini Boyle mengadakan percobaan . Boyle mengamati banyaknya gas
yang berada pada bagian atas tabung pendek yang tertutup (yang menunjukkan volume gas V) setelah ditambah dengan air raksa (yang menunjukkan tekanan P). Percobaan ini dilakukan sebanyak beberapa kali dengan menambah air raksa ke dalam tabung.           



Menganalisa                      
Percobaan dilakukan Boyle pada suhu tetap dan gas berada dalam ruang tertutup. Berdasarkan percobaan tersebut didapatkan bahwa volume gas akan berkurang jika   tekanan  bertambah,  dan sebaliknya   volume gas akan bertambah jika tekanan berkurang.

Menarik Kesimpulan
            Berdasarkan percobaan tersebut, dapat disimpulkan bahwa “volume gas dalam ruang tertutup berbanding terbalik dengan tekanannya, jika suhunya tetap”. Kesimpulan ini dikenal dengan nama HUKUM BOYLE

PROSES ILMIAH
Observasi
            Dengan menggunakan tabung raksa seperti pada gambar 1, Boyle menambahkan air raksa pada pipa panjang (T). Setelah air raksa ditambahkan, Boyle mengamati bahwa terjadi kenaikan skala dari posisi awal air taksa pada pipa pendek (pipa yang atasnya tertutup). Di mana banyaknya atau volume udara  yang ada di bagian atas pipa pendek menjadi lebih sedikit atau berkurang.
 
Interpretasi
          Berdasarkan percobaan yang dilakukan Boyle, didapatkan hubungan antara tekanan dan volume raksa seperti pada grafik di samping.      Ternyata grafik berbentuk linier yang    menyatakan hubungan antara tekanan (P) dan seper volume (1/V),  dari grafik di samping dapat disimpulkan bahwa tekanan berbanding terbalik dengan volume.   
                                                                                                                                                                          Memprediksi
Setelah melakukan beberapa kali percobaan ,Boyle dapat memberikan hubungan antara tekanan ( P) dan Volume gas V (udara) yaitu volum gas (V) dalam ruang tertutup berbanding terbalik dengan tekanan (P) pada suhu tetap. Ini berarti, Jika tekanan bertambah  maka volume gas (V) menjadi berkurang dan sebaliknya Jika tekanan (P) berkurang  maka volume gas (V) menjadi bartambah.
Perencanaan Percobaan
Boyle menambahkan air raksa pada pipa panjang (T).Setelah air raksa ditambahkan, maka terjadi kenaikan skala dari posisi awal air taksa pada pipa pendek (pipa yang atasnya tertutup). Di mana banyaknya atau volume udara  yang ada di bagian atas pipa pendek menjadi lebih sedikit atau berkurang.

PRODUK ILMIAH
Konsep
·        Tekanan (P)
·        Volume gas (V)
·        Suhu tetap (T)  
Prinsip
Bila gas dijaga dalam suhu , volume gas dalam ruangan tertutup berbanding terbalik dengan tekanannya.
 Hukum
Hukum Boyle berbunyi : “Volume gas dalam ruang tertutup berbanding terbalik dengan tekanannya, jika suhunya tetap”
(Sk.Dogra.1990.Kimia Fisik dan soal-soal.Jakarta:UI)
Teori
       Perhatikan sejumlah gas ideal yang terdalam dalam suatu bejana silinder. Volum gas ideal ini dapat diubah dengan menggerakkan piston ke atas dan ke bawah (Gambar 8.1). Anggap bahwa bejana tidak bocor sehingga massa atau banyak mol gas itu tetap. Persamaan gas ideal kita peroleh dengan dua cara berikut:

Cara  pertama,   suhu gas  dijaga tetap dan volum   diubah-ubah   dengan
 menggerakkan piston. Misalnya    tekanan   gas mula-mula p0 dan volum
 gas mula-mula V0.  Jika piston digerakkan ke bawah  hingga volum   gas 
 berkurang   menjadi ½ V0,    ternyata tekanan    gas   bertambah  menjadi
2 p0.   Jika     piston terus    digerakkan ke  bawah      sehingga volum gas
berkurang menjadi ¼ V0,     ternyata    tekanan   gas    bertambah menjadi
4 p0. Hasil ini  dapat disimpulkan oleh pernyataan berikut:


Jika suhu gas yang berada dalam bejana tertutup (tidak bocor) dijaga tetap, maka tekanan gas berbanding terbalik dengan volumenya.

 
 




p V = tetap
p1 V1 = p2 V2

 
Secara matematis, pernyataan di atas dinyatakan :          atau
Keterangan : P  = Tekanan (atm) ; 1 atm = 1 x 105 Pa
                     V = Volume gas (L) ; 1 L = 10-3 m3
Persamaan di atas, pertama kali dinyatakan oleh Robert Boyle pada tahun 1666, sehingga disebut hukum Boyle.

PENERAPAN PENEMUAN BOYLE DALAM TEKNOLOGI

v  Pompa Udara ( Misalanya pompa ban sepeda )
             Ketika pompa udara ditarik, maka tekanan udara diluar pompa akan menjadi lebih tinggi jika dibandingkan dengan tekanan udara yang berada didalam pompa udara. Dengan demikian udara yang ada diluar akan masuk kedalam pompa ( udara mengalir dari tekanan yang tinggi ke tekanan yang lebih rendah ), ini menyebabkan pertambahan volume didalam pompa seiring dengan menurunnya tekanan di dalam pompa udara. Demikian pula ketika pompa udara ditekan, ini menyebabkan tekanan udara di dalam pompa bertambah yang mengakibatkan volume udara berkurang. Udara didalam pompa akan masuk kedalam ban sepeda yang memiliki tekanan lebih rendah jika dibandingkan dengan tekanan didalam pompa ban tersebut.

tanggal


jam

pingbox

chat box

About Me

Foto Saya
Palembang, Sumatra Selatan, Indonesia
Lihat profil lengkapku