Pilih bahasa

English French German Spain Italian
Russian Portuguese Japanese Korean Arabic

pengunjung

Pengikut

Diberdayakan oleh Blogger.

Entri Populer

Senin, 12 Maret 2012

Eratoshenes (273 – 192 SM)

Share
        Eratoshenes melakukan penghitungan diameter bumi pada tahun 230 SM. Dia menengarai bahwa kota Syene di Mesir terletak di equator, dimana matahari bersinar vertikal tepat di atas sumur pada hari pertama musim panas.  Eratoshenes mengamati fenomena ini tidak dari rumahnya, dia menyimpulkan bahwa matahari tidak akan pernah mencapai zenith di atas rumahnya di Alexandria yang berjarak 7° dari Syene. Jarak Alexandria dan Syene adalah 7/360 atau 1/50 dari lingkaran bumi yang dianggap lingkaran penuh adalah 360°. Jarak antara Syene sampai Alexandria +/- 5000 stade. Dengan dasar itu dibut prakiraan bahwa diameter bumi berkisar: 50x5000 stade = 25.000stade = 42.000Km. Pengukuran tentang diameter bumi diketahui adalah 40.000 km. Ternyata, astronomer jaman kuno juga tidak kalah cerdasnya, dengan deviasi kurang dari 5%.

tanggal


jam

pingbox

chat box

About Me

Foto Saya
Palembang, Sumatra Selatan, Indonesia
Lihat profil lengkapku